EdukasiOpini

Tidak Lazim Bukan berarti Menyimpang

Sudah lama tidak berbagi di sini, rasanya kangen juga. Namun, kali ini saya ingin berbicara tentang sesuatu yang mungkin sering kita temui di sekitar kita: stigma terhadap tindakan yang dianggap tidak lazim. Akan tetapi, apakah yang tidak lazim selalu bersifat menyimpang? Mari kita simak bersama.

Sebuah pepatah mengatakan, “…jangan lontarkan alasan jika kita melawan stigma yang berlaku umum di masyarakat, karena sebenar apapun, tetap itu salah.” Pepatah ini mencerminkan pandangan umum di masyarakat terhadap segala sesuatu yang di luar norma.

Terkadang, tindakan yang dianggap tidak lazim dapat mengundang pandangan skeptis dan bahkan bully dari orang sekitar. Namun, perlu diingat bahwa setiap tindakan tidak lazim tentu memiliki alasannya sendiri, dan semua orang berhak memiliki alasan untuk setiap pilihannya.

Berikut adalah beberapa contoh tindakan yang sering dianggap tidak lazim di masyarakat:

Anak Muda yang Tidak Pacaran:

Pemuda Tidak lazim

Anak muda yang memilih untuk tidak pacaran sering kali dianggap jomblo sejati atau dihujat dengan sejumlah istilah negatif. Padahal, pilihan ini mungkin didasari oleh nilai-nilai agama atau alasan pribadi yang patut dihormati.

Perubahan Menuju Kebaikan masih dianggap Tidak lazim:

pemu alim terlihat tidak lazim

Saat seseorang berusaha berubah menjadi lebih baik, seringkali ada pandangan negatif dari teman-teman yang menganggapnya sebagai upaya sok alim atau sok suci. Dukungan seharusnya menjadi hal yang positif, bukan sebaliknya.

Memakai Jilbab:

Wanita Berjilbab pink

Wanita yang memutuskan untuk memakai jilbab kadang menghadapi kritik dan cemoohan. Padahal, ini adalah pilihan personal yang patut dihormati dan bukanlah alasan untuk membuli.

Ekspresi Rasa Rindu dari Pria:

Tidak lazim merindukan sahabat laki laki

Pria yang mengungkapkan rasa rindu kepada sahabatnya sering kali dihadapkan pada tuduhan yang tidak adil. Padahal, hubungan persaudaraan juga bisa memiliki tingkat kedekatan yang membuat seseorang merindukan temannya.

Tidak lazim Pria yang Menangis:

Pemuda Yang menangis tidak lazim

Menangis tidak mengurangi kejantanan atau kewibawaan seorang pria. Menghakimi pria yang menangis sebagai lemah atau tidak jantan adalah stereotype yang perlu dihapus.

Menolong Orang yang Kesulitan:

Menolong Perempuan Cantik tidak lazim

Saat kita menolong orang yang kesulitan, beberapa orang mungkin menganggap kita sok baik atau cari perhatian. Seharusnya, kebaikan selalu diterima dengan tangan terbuka tanpa dicurigai niatnya.

Tentu masih banyak lagi contoh tindakan yang sering dianggap tidak lazim di masyarakat. Penting untuk diingat bahwa kita tidak perlu terpengaruh oleh pandangan negatif orang lain. Melakukan apa yang kita yakini benar adalah hal yang paling penting.

Jadi, jangan pedulikan kata-kata orang lain. Teruslah lakukan apa yang Anda anggap benar, karena hidup ini terlalu berharga untuk dihabiskan dengan memenuhi ekspektasi orang lain. Semoga kita semua dapat hidup dengan apa adanya kita tanpa terbebani oleh pandangan masyarakat.

Berita terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button